Mengenang Masa SMP – Pasti para sahabat pada penasaran, masa seperti apa nich yang dikenang? Masa suka bolos? Masa Cinta Monyet? Masa tengkaran? Masa bikin guru nangis? Atau masa dihukum di depan kelas? Hahaha… Bukan itu semua sahabat. ( Trus apa donk?
) Jika ditanya seperti itu, aku juga tidak mengerti ceritaku ini masuk kekategori yang mana.
( Nah loh yang baca bingun yang nulis juga bingung )
Langsung saja, sore ini awalnya aku berniat untuk mencari sebuah meja kecil yang dapat aku gunakan untuk tempat printer di kamar ku sahabat, alhasil pergilah aku ke gudang belakang dengan berbekal informasi dari Ayah ku. ( Ketemu gak tuch mejanya?
) Ketemu gak yach????
Haha… alhamdulillah meja yang aku inginkan ketemu sahabat, namun meja itu dipenuhi oleh sarang spiderman, jadi mau tidak mau aku harus memandikannya.
Meja ini bisa dikatakan meja lama namun tak selama umur ku pastinya. Meja ini ada semenjak aku SMP, dulunya meja ini aku gunakan untuk tempat komputer ku yang masih Pentium 2.
Komputer kesayangan yang selalu aku isi dengan Game dan lagu.
Namun komputer itu kini telah tidak difungsikan lagi.
Lanjut, di meja ini terdapat sebuah tempat untuk menyimpan sesuatu dibagian bawahnya, berhubung ingin aku bersihkan jadi otomatis aku mengeluarkan semua benda yang ada didalamnya. Disaat semua benda dikeluarkan satu persatu, mata ku terhenti ke pada sebuah Surat, ( Surat Cinta Yach???
) Hahaha, awalnya aku berpikir seperti itu, terlebih lagi amplop surat yang berwarna pink dan terdapat gambar seorang gadis dalam bentuk kartun, secara tidak langsung aku berpikir, *Surat cinta kah? Dari siapa?*, namun setelah aku buka ternyata bukan surat cinta sahabat. Hehehe….
(Kecewa) Ini hanyalah sebuah Kartu tapi lebih kearah Surat Lebaran yang isinya sudah pasti permintaan maaf.
(Lukmaaaaan…. seperti apa bentuknya?
) Pada penasaran ya sahabat? Kasih tau gak yah?
Hahaha…. Ok ok ini dia amplopnya sahabat.
(Loh kok cuman aplopnya saja, isinya?) Hahaha…. Isinya? Mau tau isinya? Ok silahkan, namun maaf ada beberapa kata yang aku samarkan menyangkut nama baik, bahkan nama sang pengirim pun aku juga samarkan.
Bagaimana bisa dibacakan tulisannya? (Gak bisa dibacaaaaa…….) Gak bisa dibaca? Makanya itu cari koneksi yang bagus donk, masa koneksi abal-abal gitu, kalo perlu beli towernya sekalian. #loh
Haha… Ok kalo memang tidak bisa dibaca, isinya seperti ini sahabat.
to sohib gue: Lookman
Hallo, Man
Aq ucapin Met Lebaran
Aq minta maaf atas semua kesalahan yang udah aq perbuat ama loe, maupun kesalahan itu aku sengaje atau tanpa gue sadari
Man, Ada titipan Salam dari Sohibku, *****
dia Mau minta maaf ama kamu.
Apa kamu mau terima Permohonan maaf ***** ?
Kalau loe mau maafin ***** kamu balas Selembar surat ini
Man, tapi kamu jangan bilang siapa-siapa kalau ***** mau maafan sama kamu, tapi kamu bilang aja kalau kamu yang minta maaf oce.
Man, ini ada titipan dari Aq buat kamu, tapi jangan bilang-bilang Nanti anak-anak ngiri. Ini Kartu Lebaran Hanya untuk kenangan di kala Kita tak bertemu lagi.
Udah yach aku Capek.
Met Lebaran yach
Balas
Salam Manis
Sohib loe
**** ***** *
Ya isinya seperti itu sahabat, pas gak kurang dan gak lebih seperti itu, dan itu pun aku ketik dengan gaya tulisan yang sama seperti aslinya, namun tetap namanya aku samarkan sahabat. Sejenak aku berpikir, kapan surat ini aku peroleh. Mau gak mau aku harus berpikir beberapa tahun kebelakang, jujur itu cukup sulit namun akhirnya aku menemukannya, kapan surat ini diberikan kepadaku yang mana kurang lebih 8-9 tahun yang lalu disaat aku masih duduk di bangku kelas 2 SMP.
Sebuah kenangan yang lucu dan menyenangkan, terlebih lagi melihat tulisan anak SMP waktu jamanku dulu yang bisa dibilang lucu jika dilihat dari struktur katanya, namun semua itu mampu membuatku tersenyum dan berkata “Betapa indahnya kenangan itu”.
Kini aku dan seseorang yang menulis surat ini sudah tidak lagi saling berhubungan sahabat, terakhir kali waktu aku telah kuliah di semester 1-2. Aku mengerti dimana dia dan kuliah dimana dia, namun hubungan pertemanan kita sudah tidak lagi seperti dulu tidak hanya dengan dia, dengan semua teman SMP ku pun sudah tidak seperti dulu aku bahkan tidak tau mereka kemana. Sangat disayangkan? Memang. Ingin rasanya mengadakan Kopdar Alumni namun sepertinya harus kerja ekstra keras untuk mengumpulkan semua teman-teman SMP ku dulu.
Ok aku rasa cukup itu saja sahabat untuk “Mengenang Masa SMP“, yang jelas satu hal, aku memaafkan kalian atas semua hal yang kalian anggap salah yang bahkan aku pun tak mengerti bahwa itu salah dan aku juga meminta maaf atas semua salah ku selama kita menjadi teman. Nah sekarang aku punya sebuah pertanyaan untuk para sahabat nich, Kenangan apa yang masih sahabat ingat waktu sahabat masih menjadi siswa/i? Ayo di share.




30 thoughts on “Mengenang Masa SMP”